there are miracles in our life ^^

Jumat, 17 Mei 2013

Kejadian Manusia


Kejadian Manusia
Surah Al-Mu’minun Ayat 12-14

Terjemahan ayat : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dai tanah.kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalusegumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk)lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik”. (Q.S. Al Mu’minun, 23 :12-14)
Menurut ilmu biologi, manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan asal kejadiannya adalah dari tanah. Hal ini telah dibuktikan dengan metode abu bekas bakaran dari makhluk hidup tersebut. Hasil penelitian abu bekas bakaran tesebut diketahui bahwa unsure-unsur asli yang terdapat dalam diri manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan sama dengan unsure-unsur yang terdapat dalam tanah, yaitu Oksigen (O), Hidrogen (H), Zat Belerang (S), Zat Arang (C), Kalium (K), Natrium (Na), Asam Arang (CO2), Air (H2O), dan zat-zat lainnya yang berfungsi sebagai pelengkap.
Kesimpulan isi kandungan :
Ø Penegasan Allah SWT bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan-Nya yang asal kejadiannya dari saripati tanah
Ø Infomasi dari Allah SWT tentang proses kejadian manusia ketika masih berada dalam kandungan.
Proses kejadian manusia ketika masih berada dalam kandungan adalah sebagai berikut
a.      Allah SWT menjadikan saripati tanah yang terdapat dalam manusia sebagai nuftah (air yang berisi spermatozoa atau disebut sperma), yang kemudian di tumpahkan ke dalam qarar (rahim atau kandungan).
b.     Allah SWT menjadikan nuftah sebagai alaqah yang berbentuk gumpalan darah.
c.     Dari alaqah Allah SWT menjadikannya sebagai mudgah, yaitu segumpal daging yang menyerupai daging hancur yang sudah dikunyah


a.      Dari mudgah Allah SWT menjadikannya sebagai idzam, yaitu tulang atau rangka.
b.     Kemudian tulang atau rangka itu dibalut oleh daging.
c.     Setelah itu Allah SWT menjadikannya sebagai makhluk dalam bentuk yang lain yaitu dalam bentuk manusia yang telah berkepala, berbadan, bertangan dan berkaki.